Sinopsis_ Assalamualaikum Calon Makmum
"Bagi kakak,
kecantikan bukan hal utama. Toh, cantik juga relatif, Dek. Cinta bisa tumbuh
melalui sikap, sifat, atau pola pikir. Tapi hal utama yang harus ada di dalam
diri calon makmum kakak adalah..." aku sengaja menggantung ucapanku. Nadia
semakin penasaran dan mulai menerka-nerka.
"Dia bisa
menerima ibu apa adanya. Bisa mencintai ibu sebagaimana dia mencintai kakak
sepenuh hati." Dahi Nadia berkerut dan berlipat. Ia masih belum bisa
mencerna perkataanku.
"Dan Nadia
harus ingat satu hal, jangan halangi suamimu untuk terus berbakti kepada orang
tua. Jangan menghalangi suamimu untuk memberikan hartanya untuk orang tua.
Jangan sekalipun menjelek-jelekkan suamimu di luar sana. Jagalah aib suamimu
dan jagalah rahasia rumah tanggamu. Kakak yakin, suami yang bertanggung jawab
terhadap orang tuanya, ia pasti juga bertanggung jawab terhadap istri dan
keluarga kecilnya."
Pergolakan ekonomi
keluarga setelah ditinggal mati ayahnya, membuat Ishfar tidak lagi memikirkan makmum
yang akan menemani kehidupannya kelak. Bukan tidak memikirkan. Tapi ada satu
kriteria khusus yang ia tegaskan untuk calon makmumnya nanti. Siapakah yang
akan menjadi makmum Ishfar? Bagaimana seharusnya kewajiban seorang makmum dalam
menjalankan biduk rumah tangga? Dan dapatkan Ishfar menemukan makmum sesuai
kriterianya, bisa mencintai dirinya dan mencintai orang tuanya?
DAFTAR ISI BUKU _ Assalamualaikum Calon Makmum
Kata Pengantar
Assalamualaikum Calon Makmum (Adly)
Nasihat Itu (Alfy)
Titian Surga (Hidayah)
Air Mata yang Terusap (Chacha)
Kang Ahmad (Azhar)
Cahaya Kesucian (May)
Dia adalah Dia (Hakim)
Kejutan Takdir Negro (Dian)
Karena ini Jalannya (Refra)
-----------------------------------------------------------------------
Sinopsis_ Waalaikum Salam Calon Imam
Aku Kamilah,
wanita yang mendamba seorang suami yang shalih. Siapa wanita yang tak inginkan
mempunyai calon imam seperti itu. Dan aku temukan laki-laki seperti itu dalam
sosoknya, sahabat sekampusku, Hasan namanya. Namun impianku itu tak pernah
menjadi nyata. Ibuku justru menjodohkanku dengan seorang pemuda yang bahkan aku
tidak pernah mengenal dia sebelumnya. Aku harus patuh pada titahnya, karena ibu
adalah segala-galanya bagiku, tak mungkin aku melukai hatinya.
Ketika rasa cinta ini mulai hadir
untuk suami. Kenapa hal yang sangat menyakitan justru terjadi? Hanya ada air
mata yang menemaniku dalam kesendirian. Tak pernah aku bayangkan memiliki suami
yang sangat kejam seperti dia, bahkan tak ada cinta dalam hatinya untukku.
“Aku, menceraikanmu saat ini juga,
Kamilah.”
Hingga suatu hari, aku harus
mendengar lontaran kata yang kejam dari mulutnya. Kenapa dia katakan itu, saat
aku menderita penyakit yang sangat mengerikan ini?
Ketika Sang Suami membuangnya layaknya sampah, karena
mengetahui penyakit yang dideritanya. Apakah Kamilah mampu bertahan melawan
sakitnya, di balik hancurnya sebuah pernikahan yang baru dua bulan menyapa?
Sedangkan rasa sakit karena perceraian, ternyata lebih
menyakitkan dari penyakit yang sekarang dideritanya.
Dalam pahit dan
manisnya kehidupan yang dialami setiap insan. Itu semua sudah digariskan oleh
Tuhan. Begitu juga dalam hidup Kamilah, dia telah bertemu imam yang salah lebih
dahulu, sebelum dia mendapatkan calon imam yang benar-benar setia.
Dan kisah ini akan
memperlihatkan pada kalian. Bahwa setiap takdir Tuhan untuk kita, itu adalah
sebuah hadiah. Hadiah yang pasti terbaik untuk kita semua. Dan sabar adalah
kunci utama kita dalam menggapai kebahagiaan yang sempurna. Walau kebahagiaan itu
berada pada ending kisah kita, atau kisah mereka. Mereka para insan, yang
memiliki alur berbeda-beda
DAFTAR ISI_ Waalaikum Salam Calon Imam
Kata Pengantar
Waalaikumsalam Calon Imam (Khalifah)
Salam Cinta dari Mimpi (Arita Dwi)
Menemukan Pemilik Hati (Firda)
Rany’s Laundry (Anni)
Perjuangan Hidup Seorang Santri (Muza)
Secercah Cahaya (Rosyid)
Janji Secangkir Kopi (Jospy)
Sayap Lintang (Bisri)
Di Ujung Senja (Nila)
-->